Launch Presentation Templates

olimpia logo clasico stl file for 3d printing cults

:

Launch Presentation Templates NASA mengungkap permukaan Pluto lebih dekat lewat serangkaian gambar yang ditangkap New Horizons. Simak seperti apa penampakannya. Default Blog Member Page Cover

Diterbitkan 15 September 2015, 06:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Elementor Blog Post Template CloneAGC, California - Penelusuran How To Make A Content Page Look Engaging masih terus berlanjut. Sejauh ini, The National Aeronautics and Space Administration (Letter Of Intent For Mall Display) kembali merilis gambar-gambar yang memperlihatkan planet kerdil tersebut lebih dekat dan terperinci.

Kumpulan gambar ditangkap oleh pesawat ruang angkasa milik NASA, Business Credit Card 0% APR, setelah sukses mencapai lintasan orbit terdekat pada Juli lalu.

Menakjubkan. Itulah satu kata yang pasti terbesit di pikiran Anda ketika melihat rentetan foto-foto berkualitas super yang memperlihatkan rincian permukaan planet terjauh di tata surya ini, dibalut dengan material es berwarna abu-abu dengan corak dan variasi gelap yang anggun.

Foto-foto tersebut menunjukkan bagian-bagian Pluto yang tertua, penuh dengan kawah dan juga daratan es.

Jeff Moore, kepala peneliti Geologi, Geofisika dan Imaji New Horizons di Pusat Riset Ames NASA mengatakan bahwa permukaan pluto justru sangat beragam dan sama uniknya dengan permukaan planet Mars.

Ia berpendapat, struktur pegunungan berbentuk es raksasa yang mengapung di endapan nitrogen beku memiliki bentuk lebih pekat dan lunak di wilayah yang disebut Sputnik Planum.

Penampakan Pluto Lebih Dekat (Techno Buffalo)

"Gambar-gambar ini, sebagian di antaranya memiliki resolusi mencapai 400 meter per piksel, serta menunjukkan detil seperti bukit-bukit pasir, aliran es nitrogen dan struktur lembah yang seperti diukir oleh materi yang mengalir di permukaan Pluto," terang Moore, sebagaimana dikutip dari laman Techno Buffalo, Selasa (15/9/2015).

Selain itu, New Horizons juga memperlihatkan gambar pegunungan dengan struktur kasar yang menurut NASA serupa dengan permukaan di bulan planet Jupiter, Europa.

"Bila benar itu memang struktur pegunungan, ini tentu akan sangat mengejutkan karena atmosfir Pluto sangat tipis," tambah William B. McKinnon, pakar Geologi, Geofisika dan Imaji dari Washington University, St. Louis.

"Kita belum bisa memastikan apakah memang Pluto pernah punya atmosfir yang lebih tebal di masa lalu, hal tersebut akan terus kami teliti," tambahnya.

(jek/isk) Blog Post Ad Photo

Apple Launch New Product   Interior Design Presentation Template

1 Page Short Story   Health Magazine Introduction Article Example

Cartoon Solutions Blog   Credit Card Apr