Tell me your life story mom a mother s guided journal and memory CloneAGC, Jakarta - Cool Things To Snap menceritakan kronologi lengkap di balik kasus penyalahgunaan Social Media Post Desigof Product yang menjeratnya. Teddy mengaku awalnya berniat membantu karier AKBP Apply Credit Card No Credit di kepolisian namun berujung pada penjebakan dirinya sendiri. Get To Know You Trivia Email Template
Eks
How To Write A Blog Introduction itu mengatakan rencana penjebakan yang dibuatnya secara legal dilakukan untuk membantu Dody Prawiranegara agar memiliki citra baik hingga mendapat posisi jabatan yang bagus. Hal tersebut diutarakan Teddy Minahasa saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis 13 April 2023.
"Pada awalnya saya niatkan sebagai operasi penegakan hukum (penjebakan yang legal) dalam rangka membangun portofolio atau catatan prestasi (achievement) yang dapat mendukung karier Dody Prawiranegara supaya dapat menjabat kembali sebagai Kapolresta Bukittinggi dengan pangkat Kombes," ujar Teddy Minahasa dalam pleidoinya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Teddy menyebut, Dody Prawiranegara sendiri yang memohon kepadanya agar membantunya meraih citra baik agar bisa kembali mendapatkan jabatan di Korps Bhayangkara.
"Sesuai dengan permohonan Dody Prawiranegara kepada saya. Karena saya sungguh berempati kepada Dody Prawiranegara yang telah berjuang menaikkan tipe Polres Bukittinggi, tetapi justru dimutasi ke staf," kata dia.
Namun, Teddy menyayangkan niat baiknya tersebut justru dimanfaatkan Dody untuk membawanya ke dalam pusaran kasus narkoba dan dianggap sebagai perekayasa kasus dan memerintahkan Doddy menjual narkoba kepada
Simple Story Template.
Rencana penjebakan Linda berjalan alot oleh Dody Prawiranegara sehingga Teddy Minahasa menganggap rencana tersebut batal karena undercover sudah berjalan lebih dari dua bulan dan pasti barang bukti juga sudah dimusnahkan oleh kejaksaan.
"Namun, tanpa sepengetahuan saya, Dody Prawiranegara telah memanfaatkan momentum yang hampir 1,5 bulan atau 44 hari tidak komunikasi lagi dengan saya terkait operasi penegakan hukum (penjebakan yang legal) terhadap target atau sasaran Linda Pujiastuti, lalu secara kolusi melakukan transaksi betulan dengan Linda Pujiastuti melalui perantara Syamsul Maarif," kata Teddy.