Invest Low Credit Card

free stock photo of anonymous background bills free images success growth walk businessman money business step free images investment insurance risk balance tightrope business business man chart free stock photo public domain pictures investing money photo by cafecredit under cc 2 0 you can u flickr würfel bilden das wort buy neben bitcoin münze auf us dollar banknoten würfel bilden das wort buy neben bitcoin münze auf us dollar banknoten forex trading times the storyteller 10 golden rules of investing in stock markets free images business capital cash concept currency earnings invest wonderwebby flickr my stock buy this monday knowthymoney experiencias de crowdfunding en el estado español y cataluña how venture capitalist work and their role in start ups money saving and passive income concept free stock photo public gambar halaman rumput musim semi hijau tumbuh tanah sampah invest free of charge creative commons green highway sign image invest free of charge creative commons wooden tile image invest feel free to use this image in whatever way you wis flickr invest card invest on a card when using this image please flickr invest export brasil empresas negócios invest free of charge creative commons handwriting image crypto trading business resources top 5 mutual funds to invest free images stocks stock exchange trade business man investments the storyteller 10 golden rules of investing in stock markets 무료 이미지 돈 시장 사업 닫다 현금 통화 유로 경제학 동전 절약 은행업 풍부한 재정적 인 성공 profitable idea free stock photo public domain pictures cathie wood wikipedia

:

Free images success growth walk businessman money business step Pemerintah Indonesia dijanjikan akan menjadi yang pertama mendapat informasi bila sudah ada keputusan persidangan Hambali. Disebut-sebut, Hambali akan disidang di pengadilan sipil, bukan pengadilan militer seperti informasi yang sempat beredar. Apply For Credit Cards Online

Diterbitkan 17 Januari 2010, 11:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
CloneAGC, New York: Sejumlah media massa memberitakan, Hambali alias Riduan Isamuddin akan disidangkan di pengadilan sipil di Washington, D.C., Amerika Serikat, dalam waktu dekat. Meski demikian, Kedutaan Besar RI di Washington belum dapat memastikan kabar tersebut karena belum menerima informasi apapun dari pemerintah AS soal proses peradilan buat Hambali. Sejak Hambali tertangkap, pemerintah Indonesia belum pernah mendapatkan akses untuk bertemu secara langsung dengan Hambali.

"Pemerintah AS selalu mengatakan bahwa KBRI-lah yang pertama kali mendapat informasi jika ada keputusan tentang Hambali," kata Penanggung Jawab Fungsi Politik KBRI Washington Gustanto, seperti dilansir ANTARA, Ahad (17/1), di New York. Dia juga tak dapat memastikan langkah hukum yang bakal dilakukan pemerintah AS terhadap Hambali, terkait keputusan Presiden AS Barack Obama untuk menutup penjara Guantanamo.

Dalam pemberitaan yang beredar baru-baru ini, disebut-sebut bahwa Hambali akan diadili di pengadilan sipil, bukan di pengadilan militer seperti yang diperkirakan sebelumnya. Pengadilan sipil yang dimaksud adalah U.S. District Court di Washington, D.C., yang berlokasi di 3rd and Constitution Streets NW.

Saat ini Hambali masih ditahan di penjara pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, AS, sejak 2006. Sosok tersangka teroris Kasus Bom Bali 2002 sekaligus pemimpin Jamaah Islamiyah itu ditangkap di Thailand pada Agustus 2003. Sejak Hambali tertangkap, pemerintah Indonesia belum pernah mendapatkan akses untuk bertemu secara langsung dengan Hambali. Tak heran bila Indonesia pun masih menunggu pemerintah AS, ihwal kejelasan status Hambali [baca: New Product Launch Announcement Post].

Hambali kerap disebut-sebut sebagai warga negara Indonesia. Namun sebenarnya, status kewarganegaraan sosok yang pernah dijuluki "Osama Bin Laden dari Asia Tenggara" itu belumlah jelas. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Departemen Luar Negeri RI Teguh Wardoyo sempat menyatakan bahwa Hambali tidak tercatat sebagai warga negara Indonesia saat dibekuk di Thailand pada 2003.

Paspor yang dipegang Hambali saat itu adalah paspor yang dikeluarkan Spanyol. Menurut Teguh, kendati kelahiran Jawa Barat, Hambali juga tidak mengaku bahwa dirinya sebagai warga negara Indonesia.(EPN)