Business Place Cards

business people word free stock photo public domain pictures panama business 2 business with a smile visit our site to flickr free images achievement adult battle black and white businessman free images achievement adult agreement american asian blue business success free stock photo public domain pictures starting a small business in canada as a newcomer 5 steps from legal latest news best business loans for bad credit u s news what makes a good business idea how to recognize it how to use a business valuation report to grow your business peak tips for knowing when to outsource aspects of your business newsblaze business comms provider wavenet confirms ceo after daisy merger businessman png image business meeting two business men shaking hands at interna flickr clipart business plan flow chart free images wrist hand finger arm technology gesture fashion banner business background webpage free stock photo public domain free images compass destination direction find globe gps hand business networking free stock photo public domain pictures free images writing hand finger cash legal document documents 5 pasos imprescindibles para hacer un plan de negocios que funcione business png all young business woman free stock photo public domain pictures free image business plan libreshot public domain photos businessman png image business light kuroi san flickr com photos leadsoup 12 flickr profits revenue business free image on pixabay business time free stock photo public domain pictures business woman with a headset free stock photo public domain pictures business is business young thug album wikipedia

:

Panama business 2 business with a smile visit our site to flickr Kementerian Keuangan bakal mengkaji rencana pembebasan bea masuk untuk biji kakao. Post About Move Into A New LinkedIn Page

Diterbitkan 15 April 2014, 20:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Free images achievement adult battle black and white businessman CloneAGC, Jakarta Kementerian Keuangan bakal mengkaji rencana pembebasan bea masuk untuk biji kakao. Sebab realisasi kebijakan tersebut dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap harga jual petani lokal.

Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengaku, pihaknya akan membahas usulan ini di tim tarif. Pasalnya banyak pertimbangan yang harus dipikirkan Kementerian Keuangan apabila aturan bea masuk nol persen diterapkan.

"Konsen kami jangan sampai petani  dirugikan dengan bea masuk ini. Waktu bea ekspor keluar, dia dirugikan, nah kalau bea masuk juga diterapkan juga menganggu petani kita. Jadi harus buat keseimbangan yang lebih bagus," kata dia di Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Bambang mengaku, kode HS biji kakao yang beredar saat ini hanya satu jenis. Sementara produksi biji kakao sangat beragam. Permasalahan tersebut juga akan menimbulkan persoalan ke depan apabila impor biji kakao mulai membanjiri pasar Indonesia.

"Nanti tidak bisa lagi membedakan apa itu biji kakao dari Afrika atau Indonesia karena HS nggak bisa dipisah. Kode biji kakao cuma satu yang lebih milky atau fruity, kan itu yang dipermasalahkan. Sebab biji kakao dari Indonesia itu lebih fruity dan dari Afrika lebih milky," terangnya.

Bambang sampai saat ini masih mempertanyakan kebutuhan impor biji kakao. "Yang jadi pertanyaan sekarang apakah yang dibutuhkan impor hanya sekedar biji kakao dengan gaya Indonesia atau produksi Indonesia yang memang kurang?," ujarnya.

Menteri Pertanian Suswono sebelumnya mengaku kebijakan bea masuk nol persen ini untuk menambah kapasitas industri pengolahan kakao dalam negeri.

Pertumbuhan industri tersebut, mengalami peningkatan tajam sejak pemerintah memberlakukan bea keluar progresif.

"Dulu, kami perjuangkan bea keluar supaya biji kakao tidak ekspor dalam bentuk mentah. Nah dampaknya bagus dengan munculnya industri pengolahan. Tapi ternyata produksi dalam negeri belum mencukupi, sehingga perlu tambahan impor biji," lanjut dia.

Lebih jauh Suswono mengaku, tumbuhnya industri pengolahan di dalam negeri mendorong nilai tambah bagi ekspor produk kakao Indonesia. Namun sayang, produksi biji kakao lokal masih jauh dari kebutuhan industri.

Dalam catatannya, kata dia, produksi biji kakao saat ini sekitar 500 ribu-600 ribu ton per tahun. Namun seiring dengan perkembangan industri pengolahan, kebutuhan biji kakao mencapai 700 ribu ton per tahun.

"Jadi ada kekurangan 100 ribu ton biji kakao sehingga perlu menutup kebutuhan itu. Intinya hanya menambah bahan baku industri supaya ekspor lebih menguntungkan," tutur dia. Has My LinkedIn Message Been Read

Free images achievement adult agreement american asian blue Baca berita terkini dan terpercaya di Istagram Post Ideas For Small Business Templates For Word Free Download